<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan yang tercatat</title>
	<atom:link href="http://parlin.web.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://parlin.web.id</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2009 04:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tanjakan Aneh di Berbagai Daerah di Dunia</title>
		<link>http://parlin.web.id/?p=10</link>
		<comments>http://parlin.web.id/?p=10#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 04:27:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainya....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parlin.web.id/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda ingin merasakan sejenak keajaiban naik dengan mudah tapi menguras tenaga ketika turun (tanjakan)? dan apakah anda juga ingin menyaksikan pemandangan ganjil mobil meluncur naik ke atas, dan air mengalir ke atas? kalau begitu, tidak ada jeleknya berkunjung ke tanjakan aneh di berbagai daerah di dunia untuk berjalan bebas sejenak, melihat-lihat sekaligus merasakan alam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah anda ingin merasakan sejenak keajaiban naik dengan mudah tapi menguras tenaga ketika turun (tanjakan)? dan apakah anda juga ingin menyaksikan pemandangan ganjil mobil meluncur naik ke atas, dan air mengalir ke atas? kalau begitu, tidak ada jeleknya berkunjung ke tanjakan aneh di berbagai daerah di dunia untuk berjalan bebas sejenak, melihat-lihat sekaligus merasakan alam semesta yang menakjubkan ini.<br />
<span id="more-10"></span><br />
<strong>Tanjakan aneh di Liaoning</strong><br />
Tanjakan aneh yang paling awal ditemukan, terletak di timur laut pegunungan Hanpo desa keluarga Zhou, di distrik Xin Chengzi, kota Shenyang, provinsi Liaoning, China. Pada Mei 1990, sebuah mobil kapsul melewati daerah ini, kemudian si supir mengaso sejenak, ketika si supir kembali, dia melihat mobil yang telah dimatikan mesinnya itu meluncur sendiri dari bawah ke atas tanjakan. Di atas tanjakan aneh dengan derajad tanjakan 1.85 derajad, lebar sekitar 15 meter dan panjang kurang lebih 90 meter ini, tanjakan rata di kedua sisinya dipenuhi dengan rerumputan, dan tidak ada gejala aneh apapun. Namun justru dari atas tanjakan ini, mobil harus menginjak gas dalam-dalam ketika turun, sebaliknya dapat mencapai ujung tanjakan saat nanjak meskipun mesin tidak dinyalakan, jika bersepeda, saat turun tanjakan sangat menguras tenaga, sebaliknya harus menginjak rem saat nanjak. Begitu juga anda tidak perlu menguras tenaga saat berjalan naik tanjakan, sebaliknya sangat menguras tenaga ketika turun.</p>
<p><strong>Tanjakan aneh di Shan Dong</strong><br />
Di tenggara kota Jinan Wai huan street, juga terdapat seruas tanjakan aneh, sehingga menarik perhatian orang-orang untuk menyelidikinya. Saat itu, ada yang mengemudikan mobil dimana ketika melewati sebuah tanjakan turun sekitar 1.5 km di selatan lembaga ekonomi Waihuan street, mobil tersebut tiba-tiba mati, dan diluar dugaan mobil itu perlahan-lahan berjalan sendiri naik ke atas tanjakan. Tidak sedikit orang-orang yang mengetahui hal tersebut bergegas datang, dan menyaksikan sendiri fenomena yang sama. Beberapa mobil meluncur ke bawah tanjakan, dan jarak antara mobil ke mobil sekitar 1.2 meter dalam kondisi mati. Akibatnya semua mobil itu berjalan secara berlawanan, dan perlahan-lahan naik ke atas tanjakan.</p>
<p><strong>Tanjakan aneh di Xi An</strong><br />
Pada tahun 1997 silam, orang-orang melihat sebuah tanjakan aneh. Panjang tanjakan aneh tersebut kurang lebih 120 meter, adalah sebuah tanjakan naik yang melingkari gunung di ruas jalan raya, mobil, motor atau sepeda yang ke sini, perlahan-lahan bisa merayap naik sendiri ke atas tanpa perlu menginjak pedal gas dalam-dalam.</p>
<p><strong>Lereng aneh di Taiwan</strong><br />
Di desa Dong he, kabupaten Tai Tung, Taiwan, ada sebuah obyek wisata yang bernama Du lan, obyeknya yang paling menarik adalah, pemandangan ajaib air yang mengalir ke atas. Di sisi sebelah lereng aneh ada sebuah sungai kecil, air sungai mengalir ke tanah pertanian di kaki gunung, dan air sungai lainnya yang berada di sisi dekat kaki gunung, bukannya mengalir ke bawah, tapi malah mengalir secara berlawanan, mengalir ke atas lereng, semua orang yang menyaksikannya merasa heran.</p>
<p><strong>Lereng aneh di Amerika Serikat</strong><br />
Di negara bagian Utah, AS, ada sebuah lereng gunung unik yang oleh orang-orang disebut gunung gravitasi, ada segaris lurus yang berjarak kurang lebih 500 meter, jalur landaian dengan derajad kemiringan yang besar, juga merupakan lereng aneh yang sangat terkenal di dunia. Jika mengendarai mobil dan berhenti ke sini, dan rem di kendurkan, maka anda akan melihat mobil tampak seperti ditarik oleh suatu kekuatan tak tampak, dan perlahan-lahan merayap ke atas lereng gunung.</p>
<p><strong>Tanjakan aneh di Uruguay</strong><br />
Di sebuah kawasan di Amerika Selatan, dapat dikatakan sebagai focus tanjakan yang menegangkan, selama mobil yang melewati kawasan ini, maka peristiwa-peristiwa aneh kerap terjadi. Yang paling menakjubkan adalah jika mobil mogok, suatu kekuatan gaib yang tidak tidak tahu dari mana datangnya, dapat mendorong mobil puluhan meter jauhnya.</p>
<p><strong>Tanjakan aneh di Korea</strong><br />
Di sekitar peternakan sebuah pulau di Korea, terdapat sebuah tanjakan aneh, dimana mobil yang sampai disitu, dengan kondisi mesin mobil dimatikan dan porseneling dinetralkan, akan mendapati mobil itu meluncur ke atas tanjakan.<br />
Misteri tanjakan atau lereng aneh di dunia telah menarik perhatian para ilmuwan, berkali-kali mereka mengadakan eksprimen ilmiah. Dan hasilnya menunjukkan: di atas tanjakan aneh, dimana benda yang ber-massa semakin besar, akan semakin mudah terjadi fenomena ganjil dengan sendirinya. Efek tanjakan aneh seperti ini, tentu saja membuat para wisatawan, petualang dan pekerja ilmiah merasa sangat tertarik, dan menyatakan sebagai gravitasi abnormal, kesan salah paralaks, efek medan magnet, silang menyilang 4 dimensi, materi gelap, efek UFO, gangguan kekuatan jahat, fenomena keadaan tak berbobot atau gaya berat nol, gravitasi universal yang kuat dari materi gelap dan kekuatan gaib UFO dan berbagai macam penjelasan lain dengan pendapat yang berbeda-beda, namun, sulit untuk meyakinkan orang. Tanjakan atau lereng aneh, tetap menjadi tempat misterius perjalanan, orang-orang yang datang untuk menyelami keanehannya.</p>
<p>Yoddy Hendrawan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parlin.web.id/?feed=rss2&amp;p=10</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadits-Hadits Dhaif Yang Tersebar Seputar Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://parlin.web.id/?p=5</link>
		<comments>http://parlin.web.id/?p=5#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 03:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parlin.web.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[1. “Kalaulah seandainya kaum muslimin tahu apa yang ada di dalam Ramadhan, niscaya umatku akan berangan-angan agar satu tahun Ramadhan seluruhnya. Sesungguhnya surga dihiasi untuk Ramadhan dari awal tahun kepada tahun berikutnya…” Hingga akhir hadits ini.
Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah (no. 1886) dan Ibnul Jauzi di dalam Kitabul Mauduat (2/188-189) dan Abul Ya&#8217;la di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-family: trebuchet ms;"><strong>1. </strong><em>“Kalaulah seandainya kaum muslimin tahu apa yang ada di dalam Ramadhan, niscaya umatku akan berangan-angan agar satu tahun Ramadhan seluruhnya. Sesungguhnya surga dihiasi untuk Ramadhan dari awal tahun kepada tahun berikutnya…”</em> Hingga akhir hadits ini.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah (no. 1886) dan Ibnul Jauzi di dalam Kitabul Mauduat (2/188-189) dan Abul Ya&#8217;la di dalam Musnad-nya sebagaimana pada Al Muthalibul &#8216;Aaliyah (Bab/A-B/ tulisan tangan) dari jalan Jabir bin Burdah dari Abu Mas&#8217;ud Al Ghifari.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Hadits ini maudhu&#8217; (palsu), penyakitnya pada Jabir bin Ayyub, biografinya ada pada Ibnu Hajar di dalam Lisanul Mizan (2/101) dan beliau berkata: “Masyhur dengan kelemahannya.” Juga dinukilkan perkataan Abu Nu&#8217;aim, “Dia suka memalsukan hadits,” dan Bukhari, berkata, “Mungkarul hadits” dan dari An Nasa&#8217;i, “matruk (ditinggalkan) haditsnya.”</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Ibnul Jauzi menghukumi hadits ini sebagai hadits palsu, dan ibnu Khuzaimah berkata serta meriwayatkannya, “Jika haditsnya shahih, karena dalam hatiku ada keraguan pada Jarir bin Ayyub Al Bajali.”</p>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p style="font-family: trebuchet ms;"><strong>2.</strong><em> “Wahai manusia, sungguh bulan yang agung telah (menaungi) kalian, bulan yang di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, Allah menjadikan puasa (pada bulan itu) sebagai satu kewajiban dan menjadikan shalat malamnya sebagai amalan sunnah. Barangsiapa yang mendekatkan diri pada bulan tersebut dengan (mengharapkan) suatu kebaikan, maka sama (nilainya) dengan menunaikan perkara wajib pada bulan yang lain…. Inilah bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya adalah merupakan pembebasan dari api neraka…”</em> sampai selesai.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Hadits ini juga panjang, kami cukupkan dengan membawakan perkataan ulama yang paling masyhur. Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah (1887) dan Al Muhamili di dalam Amalinya (293) dan Al Ashbahani dalam At Targhib (q/178, tulisan tangan) dari jalan Ali bin Zaid Jad&#8217;an dari Sa&#8217;id bin Al Musayyib dari Salman.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Hadits ini sanadnya dhaif, karena lemahnya Ali bin Zaid, berkata Ibnu Sa&#8217;ad, “Di dalamnya ada kelemahan dan jangan berhujjah dengannya,” berkata Imam Ahmad bin Hanbal, “Tidak kuat,” berkata Ibnu Ma&#8217;in, “Dhaif” berkata Ibnu Abi khaitsamah, “Lemah di segala penjuru,” dan, berkata Ibnu Khuzaimah, “Jangan berhujjah dengan hadits ini, karena jelek hafalannya.”</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Demikianlah di dalam Tahdizbut Tahdzib (7/322-323). Dan Ibnu Khuzaimah berkata setelah meriwayatkan hadits ini, “Jika benar kabarnya.” Berkata Ibnu Hajar di dalam Al Athraf, “Sumbernya pada Ali bin Zaid bin Jad&#8217;an, dan dia lemah,” sebagaimana hal ini dinukilkan oleh Imam As Suyuthi di dalam Jam&#8217;ul Jawami&#8217; (no. 23714-tertib urutannya).</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Dan Ibnu Abi Hatim menukilkan dari bapaknya di dalam Illalul Hadits (1/249), “Hadits yang mungkar.”</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;"><strong>3.</strong> <em>“Berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”</em></p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Hadits tersebut merupakan potongan dari hadits riwayat Ibnu Adi di dalam Al Kamil (7/2521) dari jalan Nahsyal bin Sa&#8217;id, dari Ad Dhahhak dari ibnu Abbas. Nahsyal termasuk yang ditinggal (karena) dia pendusta dan Ad Dhahhak tidak mendengarkan dari ibnu Abbas. Diriwayatkan oleh At Thabrani di dalam Al Ausath (1/q 69/ Al Majma&#8217;ul Bahrain) dan Abu Nu&#8217;aim di dalam Ath Thibun Nabawiy dari jalan Muhammad bin Sulaiman bin Abi Daud, dari Zuhair bin muhammad, dari Suhail bin Abi Shalih dari Abi hurairah. Dan sanad hadits ini lemah.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Berkata Abu Bakar Al Atsram, “Aku mendengar Imam Ahmad -dan beliau menyebutkan riwayat orang-orang Syam dari Zuhair bin muhammad- berkata, “Mereka meriwayatkan darinya (Zuhair -pent) beberapa hadits mereka (orang-orang Syam- pent) yang dhaif itu,” Ibnu Abi Hatim berkata, “Hafalannya jelek dan hadits dia dari Syam lebih mungkar daripada haditsnya (yang berasal) dari Irak, karena jeleknya hafalan dia.” Al Ajalaiy berkata, “Hadits-hadits yang mereka riwayatkan dari ahli Syam ini tidak membuatku kagum,” demikianlah yang terdapat pada Tahdzibul Kamal (9/427).</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Aku katakan: dan Muhammad bin Sulaiaman Syaami, biografinya (disebutkan) pada Tarikh Damasqus (15/q386-tulisan tangan) maka riwayatnya dari Zuhair sebagaiman dinaskhkan oleh para Imam adalah mungkar, dan hadits ini darinya.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian hadits-hadits ini memiliki makna- makna yang benar, yang sesuai dengan syari&#8217;at kita yang lurus baik dari Al Qur&#8217;an maupun Sunnah, akan tetapi (hadits-hadits ini) sendiri tidak boleh kita sandarkan kepada Rasulullah Shalallahu &#8216;alaihi wassalam, dan terlebih lagi -segala puji hanya bagi Allah- umat ini telah Allah khususkan dengan sanad dibandingkan dengan umat-umat yang lain. Dengan sanad ini dapat diketahui mana hadits yang dapat diterima dan mana yang harus ditolak, membedakan yang shahih dari yang jelek. Ilmu sanad adalah ilmu yang paling rumit, telah benar dan baik orang yang menamainya (yakni Al Isnad) adalah: “Ucapan yang dinukil dan neraca pembenaran khabar.”</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Mudah-mudahan Allah memberi rizki pada kami kebaikannya. Wahai saudaraku yang haus akan ketaatan kepada Allah, inilah sifat puasa Nabi dihadapanmu. Dan inilah petunjuknya dalam puasa Ramadhan, bersegeralah kepada kebaikan.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;">Wasubhaanakallahu wa bihamdika, asyhadu anlaa ilaha illa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaika.</p>
<p style="font-family: trebuchet ms;"><em>Sumber : </em><strong><em>Ikhtisar Shifati Shaumin Nabiyyi SAW Fii Ramadhan</em></strong></p>
<p style="font-family: trebuchet ms;"><em>Oleh : Syaikh Salim bin &#8216;Id Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parlin.web.id/?feed=rss2&amp;p=5</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://parlin.web.id/?p=1</link>
		<comments>http://parlin.web.id/?p=1#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 00:53:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainya....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parlin.web.id/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parlin.web.id/?feed=rss2&amp;p=1</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
